Balita Kehamilan Menyusui Zona Ibu

Syndrome Paska Melahirkan Itu Bahaya, Wajib Tahu Nih

syndrome paska melahirkan

Syndrome paska melahirkan yang terjadi diĀ Indonesia memicuĀ kasus-kasus kekerasan terhadap anak bahkan saat anak masih sangat kecil. Hal ini terjadi terutama pada ibu baru yang mengalami syndrome paska melahirkan yang disebabkan oleh stress. Hal ini kadang kurang dipahami oleh suami maupun anggota keluarga. Sehingga syndrome itu harus dirasakan oleh si ibu sendiri.

Penyebab terjadinya stress ini bisa bermacam-macam misalnya perlakuan suami yang tidak disukai istri saat hamil maupun sesudahnya, ketidaksiapan si ibu untuk memiliki bayi, atau kurangnya perhatian dan pengertian dari suami kepada istrinya. Hal itu kemudian memicu stress yang kemudian mengganggu kesehatan jiwa si ibu. Stress itu kemudian memicu terjadinya syndrome paska melahirkan berikut ini.

1.Baby Blues

Baby Blues

Baby Blues banyak dialami ibu muda atau ibu baru tapi tidak menutup kemungkinan dialami oleh ibu yang sudah pernah melahirkan berulang kali juga. Baby blues adalah emosi yang tidak terkendali berupa mudah sedih, gelisah, putus asa, cemas, dan berbagai permasalahan mood lainnya. Baby blues bisa disebabkan oleh kadar hormon yang tidak seimbang atau juga karena stres yang dialami oleh si ibu yang terjadi satu sampai 3 hari saja.

2. Postpartum depression

syndrome paska melahirkan postpartum depression

Syndrome paska melahirkan yang kedua ini adalah lanjutan dari baby blues. Jika perasaan cemas, gelisah, dan berbagai bentuk stres lainnya berlanjut setelah tiga hari lamanya maka kemungkinan si ibu mengalami postpatrum depression. Depresi bentuk ini bisa terjadi sampai satu tahun lamanya. Gejalanya berupa sering menangis, mudah marah, kurang percaya diri, dan mudah lelah. Ibu bahkan bisa memarahi anaknya yang masih kecil hanya karena menangis, buang air, atau menjatuhkan sesuatu.

3. Peurperal psychosis

syndrome paska melahirkan peuperal psychosis

Syndrome paska melahirkan yang ketiga ini lebih berbahaya dari kedua syndrome sebelumnya. Syndrome ini membuat penderitanya mengalami halusinasi bahkan delusi. Ibu akan merasa melihat sesuatu yang buruk atau mendengar suara-suara aneh. Tingkah lakunya bahkan akan irrasional. Sebagai contoh kasus ibu yang membunuh bayinya karena tidak mau berhenti menangis, atau kasusu ibu yang membunuh anaknya karena takut masa depan anaknya buruk.

Syndrome paska melahirkan ini awalnya memang tidak terlihat, tapi keluarga terutama suami harus jeli melihat kondisi istrinya. Jika istri sudah mulai lelah atau stress baiknya suami segera menghiburnya atau mengembalikan mood si ibu agar tetap tenang. Karena itu ketika hamil dan setelahnya suami harus memberikan ekstra perhatian karena ibu sangat rentan stress dan terganggu jiwanya. Syndrome paska melahirkan ini juga bisa membuat si ibu menyakiti dirinya sendiri bahkan si kecil.

About the author

Khipti Fatimah

2 Comments

Click here to post a comment