Anak-anak Buah Hati Hubungan Hubungan Keluarga Keluarga

Kesalahan Orang Tua Yang Sering Dilakukan Terhadap Anak

Kesalahan Orang Tua

Kesalahan orang tua terhadap anak kadang memang tidak nampak seperti kesalahan. Hal itu dianggap lumrah, tapi efeknya akan buruk terhadap perkembangan mental maupun kecerdasan anak. Sayangnya, tidak banyak orang tua yang tahu bahwa apa yang mereka lakukan itu ternyata salah. Hal-hal dibawah ini merupakan kesalahan orang tua kepada anaknya. Hati-hati ya Ayah Bunda!

1. Membandingkan

kesalahan orang tua 4

 

Ini adalah kesalahan orang tua yang justru sangat sering dilakukan. Membandingkan anak antara yang satu dengan yang lainnya atau malah membandingkan anak kita dengan anak orang lain. Misalnya anak tetangga baru berumur 5 tahun sudah pandai berbahasa Inggris sementara anak kita sudah usia SD tapi tidak sepandai anak tetangga, padahal mereka les ditempat yang sama dengan guru yang kualitasnya sama.

Anak yang dibanding-bandingkan ini malah akan merasa kesal, rendah diri, dan kehilangan semangatnya untuk maju. Ia merasa apa yang ia usahakan sama sekali tidak dihargai. Kelak ia akan menjadi pribadi yang juga kurang menghargai usaha orang lain.

2. Mendikte Minat Anak

kesalahan orang tua

Setiap anak punya minat dan bakatnya sendiri. Jika anak tidak pandai matematika dia pasti punya kepandaian diĀ  bidang lain. Mungkin itu seni, olahraga, atau bidang bahasa. Tapi, sayangnya orang tua kadang ingin anaknya pandai matematika karena merasa dulu ia tak pandai matematika dan hidupnya menjadi kurang beruntung dibanding dengan mereka yang pandai matematika.Padahal dunia terus berubah. Segala jenis kepandaian dibutuhkan didunia saat ini. Bahkan ketika anak hanya pandai berakting yang bisa jadi membawanya menjadi kator atau aktris terkenal nantinya.

3. Mengungkit-ungkit Kesalahan Anak

kesalahan orang tua 1

Masih banyak orang tua yang seperti ini. anak melakukan kesalahan yang membuat orang tua kesal, lalu Bunda atau Ayan menceritakan hal itu kepada anggota keluarga lain, tetangga, atau sahabat bahkan ketika si anak pun ikut mendengarnya. Meski sudah berbulan-bulan berlalu kesalahan itu kemudian diungkit lagi dan dibahas lagi.

Tahukah Ayah Bunda, hal ini akan menciptakan perang batin pada anak. Ia jadi merasa takut melakukan apapaun, minder, dan menutup diri karena malu. Bahkan ia akan menjadi anak yang apatis terhadap lingkungannya. Hal itu menjadi bentuk perlawanan dari jiwanya terhadap situasi yang ia hadapi ini.

4. Mengatakan Keburukan Pasangan Kepada Anak

kesalahan orang tua 3

Dalam berkeluarga pasti akan ada yang merasa kesal dengan pasangannya. Jika Bunda sedang kesal pada Ayah, baiknya jangan mengatakan hal-hal buruk tentang apa yang dilakukan Ayah kepada anak. Hal ini akan membuat anak berpikir buruk tentang ayah dan menjauhinya. Sedangkan anak perlu dekat dengan kedua orang tuanya agar perkembangan jiwanya seimbang. Sehingga ia tak butuh vigur lain untuk dijadikannya sebagai panutan.

Efek sama buruknya ketika Ayah kesal pada perbuatan buruk anak dan menyatakan bahwa si anak mirip dengan keburukan Bundanya. Hal ini bukan hanya memperburuk citra Bunda bagi anak, tapi membuat anak menjauhi Ayahnya yang sedang marah dan menyamakan si anak dengan Bundanya. Baiknya, katakan kesalahan sebagai kesalahan murni dan beritahu ia cara memperbaikinya.

Kesalahan orang tua kepada anak ini memang terlihat sepele bahkan sering terjadi, tapi hal ini adalah keburukan yang sudah harus ditinggalkan. Sungguh sangat disayangkan jika anak malah belajar hal buruk dari orang tuanya. Karena seharusnya orang tua adalah yang pertama-tama mengajarkan keteladanan yang baik kepada anaknya.