Anak-anak Health Hubungan Remaja Tips Parenting

Kenali Depresi Pada Anak Yuk Ayah Bunda Sebelum Terlambat!

Depresi pada anak. Bisakah anak-anak depresi? Tentu saja. Seperti halnya orang dewasa anak-anak juga rentan mengalami depresi. Terlebih jika ia hidup dibawah tekanan lingkungan atau malah keluarga. Depresi ini bisa berawal dari stress yang berkepanjangan.

Ciri-cirinya?

Anak yang mengalami depresi akan nampak berbeda dari anak-anak yang lainnya.

Depresi pada anak

1. Murung Sepanjang Waktu

Tanda-tanda awal akan adanya depresi pada anak adalah ia akan murung sepanjang waktu. Tak hanya dalam hitungan jam tapi berhari-hari hingga berminggu-minggu. Jadi, jika anak mulai murung lebih dari sehari ada baiknya jika orang tua mulai menghubungi ahli terapi.

2. Mudah Tersinggung

Anak usia sekolah dasar sudah mulai bisa mengatut emosinya apalagi yang berusia remaja. Mereka yang depresi biasanya tak ingin diganggu, ia mudah tersinggung, bahkan mengamuk. Hal ini karena segala yang nampak seperti membuatnya kesal terus menerus

Depresi pada anak 1

3. Kesulitan Berinteraksi

Sudah bukan masanya jika remaja sulit berinteraksi dengan orang lain. Mereka bahkan kebanyakan membentuk kelompok remaja seperti band, geng, atau sebutan kumpulan remaja lainnya. Jika ada anak yang tak memiliki teman pada masa seperti ini maka perlu diwaspadai. Kemungkinan ia memendam stress yang berat.

4. Kurang Bersemangat

Depresi membuat anak menjadi tidak bergairah dalam hidupnya. Energi yang ia miliki sudah habis digunakan untuk menangis. Ia mulai jengah dengan kehidupan yang ia jalani. Kemudian akan sering melakukan hal-hal tidak berguna seperti mondar-mandir secara berulang-ulang dengan ekspresi aneh. Bisa tatapan kosong atau malah penuh amarah.

5. Tertarik Dengan Kematian Tidak Wajar

Anak yang depresi pada mulanya akan kritis bahkan sinis terhadap dirinya sendiri. Ia merasa jika ia tidak ada maka tidak akan berpengaruh kepada siapapun. Ia akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Ia akan sering melihat gambar-gambar kematian dan mulai menginginkan mati.

Depresi pada anak 2

Gejala depresi pada anak tidak benar-benar sama. Terkadang ia nampak ceria tapi ternyata kemudian ditemukan akhir tragis padanya. Hal ini biasanya dialami oleh anak yang berasal dari kekuarga konflik. Atau datang dari anak yang kerap mendapat tekanan baik dari keluarga atau pergaulannya. Korban bullying pun memiliki kemungkinan yang cukup tinggi untuk bisa depresi. Dilansir dari psychologytoday.com.

 

Baca juga

Agrowisata Bhakti Alam, Bukan Hanya Wisata Alam Biasa

Melahirkan Spontan dan Sectio,  Mana Lebih Sakit?  

Teknologi Hambat Emotional Intelligence Anak

About the author

Khipti Fatimah

6 Comments

Click here to post a comment