Family Hubungan Keluarga Zona Ayah

Peran Ayah, Wajib Dihindari Inilah 7 Kesalahan Menjadi Ayah Yang Sering Dilakukan

Peran ayah. Ayah merupakan pemimpin dalam sebuah keluarga. Ialah yang menjadi nakhoda perahu rumah tangga yang menetukan akan kemana arah yang dipilih. Peran ayah begitu vital dalam rumah tangga. Namun sering kali ayah tidak menyadari perannya bahkan cenderung melakukan kesalahan peran. Inilah 7 kesalahan ayah yang kerap dilakukan.

Baca Juga

Teknologi Hambat Perkembangan Emotional Intelligence Anak

  1. Tidak Menjadi Teladan

Anak mencontoh kedua orangtuanya dalam arti Ayah dan Ibunya. Jika anak melakukan kesalahan yang cukup menyentak artinya lihat dahulu Ayah dan Ibunya. Seringkali Ayah sebagai pemimpin merasa berhak meyuruh atau mengatur tanpa memberi teladan. Seperti Ayah sibuk menyuruh anaknya pergi belaar mengaji disore hari tapi sang ayah dirumah malah menonton TV.

peran ayah 1

  1. Tidak Memberi Kesan Pada Anak

Ayah bangun dipagi hari tanpa mencium pipi anak malah langsung mencari ponselnya. Setelah itu Ayah pergi mandi, sarapan, dan berangkat kerja. Sehari-hari jarang bertemu dengan anak. Ketika bertemu dengan anak hanya beberapa menit saja itupun harus dibarengi dengan ponsel. Lalu bagaimana anak akan dekat ayah? Cobalah untuk meninggalkan ponsel Ayah, lihatlah wajah anakmu dan dengarkan celotehannya.

  1. Sibuk Lembur Kerja

Tidak ada yang bisa meremehkan kerja keras seorang ayah untuk keluarganya. Tapi karena pekerjaan kepedulian terhadap anak amblas, maka pikirkanlah apakah ini perilaku bijaksana? Bekerja mendatangakan pahala tapi bertemu keluarga juga hal yang penting. Bukankah saat ini sudah ada teknologi moderen untuk bisa bertegur sapa dengan anak?

  1. Keluarga Nomor Dua

Bekerja untuk keluarga, tapi Ayah lebih gesit menjawab telpon dari boss ketimbang Bunda. Apa ini yang dimaksud bekerja untuk keluarga? Diskusikan dengan keluarga kapan waktu untuk menelpon Ayah meski saat itu Ayah berada di kantor. Manfaatkan waktu istirahat untuk menelpon keluarga, menyapa anak, istri, dan mengingatkan untuk shalat atau makan.

  1. Tidak Menjadi Sahabat Anak

Kesalahann fatal seorang Ayah adalah ketika anaknya lebih percaya kepada orang lain. Anak lebih suka berbagai perasaannya dengan orang lain seperti dengan teman, paman, bibi, apalagi dengan pacar. Hal ini berbahaya bagi kedekatan hubungan ayah dan anak. Ayah akan kehilangan kesempatan untuk menjadi bagian dari jiwa sang anak.

  1. Anak Urusan Ibu

Hem, ini akan menjadi inti kerusakan moral pada anak. Ibu memang bertanggung jawab merawat dan menjaga anak. Tapi Ayah yang bertanggung jawab atas hasilnya. Ayah yang akan dimintai pertanggungjawaban nanti dihadapan negara maupun di hadapan sang pencipta. Jangan sampai ayah terima hasilnya saja tanpa ikut andil dalam menangani sang anak.

  1. Tidak Tahu Perkembangan Anak

Ayah bekerja keras selama kurang lebih delapan jam sehari. Belum lagi jika ada lembur atau tugas keluar kota. Ayah pun tak punya waktu ketika bisnisnya semakin maju hingga tiba-tiba ia melihat anaknya sudah tumbuh menjadi remaja. Seingat ayah anaknya masih berusia dua tahun tapi ternyata sudah dua belas tahun. Apa saja yang sudah dipelajari sang anak ayahpun tidak mengetahuinya.

Duhai ayah, waktu begitu cepat berlalu. Peran ayah telah lenyap ditelan masa yang tidak ayah sadari. Sebelum terlambat cobalah lihat wajah anakmu yang masih tertidur lelap. Bisikkan cinta kepadanya sehingga ketika ia bangun kasih sayang ayah telah memenuhi hatinya. Luangkan waktu untuk mereka sepenuhnya tanpa gangguan ponsel atau berabgai macam gadget lainnya. Peran ayah amat penting bagi keseimbangan jiwa anak, sadarilah itu.

About the author

Khipti Fatimah

13 Comments

Click here to post a comment