Anak-anak Buah Hati Hubungan Hubungan Keluarga Inspirasi Zona Ayah Zona Ibu

Anak Pertama: Jangan Lupakan Jasanya Untuk Kita

Anak Pertama. Memiliki anak untuk pertama kalinya pasti menjadi yang ditunggu-tunggu oleh pasangan suami istri. Anak adalah buah cinta antara sepasang insan yang disatukan dalam ikatan suci. Karenanya, kehadirannya menjadi harapan tersendiri. Meski ada beberapa orang tua yang butuh waktu lama untuk mendapatkan anak pertamanya.

Sang anak pertama adalah guru besar kita. Sebab ia akan mengajarkan kita segala hal yang belum pernah kita lakukan secara langsung. Kita belajar menjadi orang tua darinya. Belajar bagaimana mengendalikan emosi, merawat anak, dan segala hal tentang parenting dari anak pertama.

Anak pertama 1

Ia adalah harapan pertama. Disinilah letak cita-cita orang tua untuk pertama kalinya disematkan. Kita menerapkan harapan yang tinggi pada anak nomor satu ini. Begitu banyak rangkaian mimpi yang kita ukir untuknya. Berharap kelak ia akan menjadi apa yang kita inginkan. Juga berharap kehidupannya akan lebih baik dari kita. Ingatkan bagaimana bahagianya kita saat tahu akan hadir anak pertama?

Baca juga

Cekal LGBTQ Sejak Dini

 

Anak pertama pengukir perjuangan. Dialah yang kita ajak untuk berjalan kakai saat kita belum punya kendaraan. Dia ikut bersama kita mencari sedikit rupiah. Dia melihat bagaimana kita bersusah payah. Merasakan kehimpitan saat ekonomi keluarga sedang dalam perbaikan. Namun, ia hadir dengan senyum tulus ikhlas menerima keadaan dengan tatapan penuh kasih.

Sayang, ketika hadir yang kedua seolah kita lupa pada guru besar kita. Kita memaksa anak pertama dengan segera menjadi dewasa. Memintanya untuk menjadi seseorang yang baru untuk keluarga kita. Ia terasing secara tiba-tiba tanpa tahu keadaan telah berubah. Padahal ia tetaplah seorang anak yang tentu saja egois.

Ingatlah Ayah Bunda, anak pertama kita saat pertama kali memeluknya. Saat pertama kali melihat tatapannya. Bukankah ia begitu istimewa? Kita memang akan memiliki banyak anak kandung tapi ia hanya akan memiliki satu ayah dan bunda kandung. Karenanya penuhi lah jiwanya dengan kasih kita. Sebab anak pertama adalah guru besar, harapan, serta saksi perjuangan kita. Jangan lupakan jasanya, ialah yang telah mengajari kita banyak hal.

About the author

ADMIN

6 Comments

Click here to post a comment