Bayi Buah Hati Tumbuh Kembang

Pentingnya Merangkak; Manfaat Merangkak Hingga Ia Memasuki Masa Anak-anak Loh!

Pentingnya merangkak. Perkembangan bayi memang berbeda-beda. Ada yang merangkak baru berdiri kemudian berjalan. Ada yang ngesot atau berjalan dengan bagian pantat lalu berdiri dan berjalan. Ada juga yang tida merangkak atau ngesot, melainkan langsung berdiri dari duduk. Tapi, sebenarnya ada manfaat penting dari merangkak ini loh Ayah Bunda.

pentingnya merangkak 1

Baca Juga

Jangan Lupakan Jasa Anak Pertama

  1. Merangsang Kepekaan Taktile

Saat merangkak si baby belajar tentang jarak. Seberapa jauh ataupun dekat benda yang ada dihadapannya. Apakah ia harus maju kedepan untuk mendapatkan mainannya atau cukup dengan meraihnya dari tempatnya semula. Merangkak juga melatih kepekaan penglihatan terhadap benda yang jauh maupun yang dekat.

  1. Mengembangkan Sambungan Jaringan Syaraf

Gerakan merangkak yaang berulang-ulang akan menata, merangsang, dan mengembangkan sambungan saraf. Otak akan lebih efisien dalam mengontrol fungsi kognitif seperti ingatan, pemahaman, dan konsentrasi. Itulah sebabnya gerakan merangkak ini begitu penting bagi perkembangan otak karena akan merangsang bagian otak reseptif dan ekspresif.

  1. Meningkatkan Jumlah Myelin Pada Otak Anak

Gerakan pada saat merangkak membuat kedua belah otak si kecil berbagi kinerja, menyimpan, dan mengeluarkan informasi rangsangan indera secara lebih cepat. merangkak juga meningkatkan produksi myelin yaitu zat yang melapisi sel saraf pada otak. Hal ini memungkinkan pengiriman informasi kepada otak juga lebih cepat.

  1. Menunjang Koordinasi

Dalam hal ini merangkak akan menunjang koordinasi mata dengan tangan. Hasilnya anak akan mampu bergerak secara seimbang. Tangan dan kakinya kuat serta memiliki ketegangan otot yang baik. Hal ini mendukung kemampuan keseimbangannya pada masa kanak-kanak nanti. Jika anak tidak merangkak maka sistem keseimbangannya akan terganggu.

  1. Menguatkan Bagian Tubuh

Ketika merangkak maka kekuatan leher anak akan diasah begitu juga dengan tangan yang harus menyangga berat tubuh. kekuatan dan kelenturan sendi juga terus dilatih agar tak mengalami kesulitan gerak pada masaperkembangannya. Merangkak juga menguatkan otot kecil dan juga otot besar.

Nah, sudah tahu kan Ayah Bunda pentingnya merangkak. Jadi, jika si kecil lama dalam merangkak maka jangan dipaksa untuk berdiri. Biarkan proses perkembangannya alami.  Cukup dengan stimulasi ringan saja, baiknya hindari penggunaan baby walker. Nah, jika se kecil tidak merangkak baiknya ajarkan ia merangkak meski ia sudah pandai berdiri atau berjalan. Sebab merangkak ini penting bagi keseimbangan tubuhnya dan menunjang perkembangannya dimasa naka-anak nanti.

 

 

 

 

About the author

ADMIN

7 Comments

Click here to post a comment

  • Anak saya, Erysha lama sekali merangkaknya. Jadi jalan pun terlambat apabila dibandingkan anak pada umumnya. Tetapi allhamdulillahnya tidak termasuk terlambat apabila menggunakan standar WHO. Jadi, waktu Erysha merangkaknya lama, saya jadi tdak khawatir. Tetapi tetep distimulus terus jalannya. Allhamdulillah sekarang Erysha sudah bisa berlari

  • Anak pertama saya tidak merangkak..Sekarang sudah 12 tahun. Waktu 10 tahun sempat terapi perilaku, ternyata kata psikolognya ini akibat dulu tidak ada fase merangkaknya. Jadi umur segitu dirangsang lagi titik sarafnya karena ada yang kurang berkembang. Alhamdulillah kini membaik:)

    Jadi merangkak memang penting:)..Thanks sharingnya 🙂

  • Anak saya yang pertama sempet ngesot dl, terus berdiri…pas udah mulai jalan dia baru merangkak.fasenya acak.tp Alhamdulillah lengkap