Anak-anak Family Remaja Tumbuh Kembang

Waspada Perilaku Bullying! 5 Perilaku Anak Berpotensi Menjadi Pembully

Waspada perilaku bullying! Perilaku anak bergantung pada didikan orang tua dan juga lingkungan. Anak yang terbiasa dengan kelembutan maka akan memiliki jiwa yang halus dan perilaku yang penuh kasih. Sedangkan anak yang biasa diperlakukan dengan kasar akan memiliki jiwa yang mudah marah selain itu juga akan menjadi pembully. Jika anak memiliki 6 perilku ini kemungkinan ia akan menjadi anak pembully:

Baca juga:

Perkembangan Bayi Usia 14 Bulan

  1. Sering Bicara Negatif

Perhatikan anak-anak kita jika ia sering mengucapkan kalimat kasar. Biasanya hal itu berbentuk umpatan sebaai penyalur rasa kesal seperti “ brengsek”, “sial”, atau menyebut binatang dengan nada emosi.

Perilaku berkata kasar begini memungkinkan anak untuk membully orang lain dengan mengucapkan kata bernada sama yaitu kasar. Ketika anak kesal ajarkan ia untuk mengucapkan kata-kata yang tidak kasar sesuai kesepakatan seperti “ asem” kalau orang jawa atau kata lainnya.

  1. Suka Berkelompok (Genk)

Genk motor, genk sepeda, atau genk lainnya memang menjadi sebuah komunitas bergaul anak-anak masa kini. Tapi perlu diperhatikan jika sang anak berkumpul dengan kelompok yang “liar” maka orang tua harus waspada. Bukan tidak mungkin mereka berperilkau membully genk lainnya.

perilaku bullying 1

  1. Agresif

Agresif disini berarti anak mudah sekali marah. Ketika ia tidak bisa memperoleh apa yang ia inginkan maka ia akan marah sampai membanting barang-barang disekitarnya. Jangan dibiarkan sebab perilaku ini akan mendorong dirinya untuk membully diri sendiri. Jika dirinya sendiri saja dibully apalagi orang lain. ketika kelak ia melihat orang lain tidak bisa melakukan hal sehebat dirinya maka ia akan membully orang itu.

  1. Tidak Memiliki Empati

Lihatlah anak-anak kita, sudahkah mereka memlikiki empati? Misalnya anak yang suka membantu temannya yang sedang terjatuh atau mengambilkan minum ketika kakak atau adiknya haus. Ataukah Ia tidak ambil pusing melihat orang dalam kesusuhan. Anak yan gkuran gberempati maka kemungkinannya untuk menjadi seorang pembully sangat tinggi.

  1. Ingin Mendominasi

Jangan bangga jika anak kita berperilaku mendominasi. Ia gemar menyuruh-nyuruh anak lain, mengatur anak lain, serta memaksa orang lain untuk mengikuti keinginannya. Perilaku ini akan mengantarkan anak menjadi seorang pembully. Dimana ia hanya akan berteman dengan orang yang mau mengikutinya dan mengejek orang lain yang tidak sepaham dengannya.

Perilaku bullying tak hanya marak didunia anak-anak maupun remaja. Para orang tua, politikus, artis dan manusia dewasa lain dari berbagai sekte juga gemar membully. Sebab sewaktu masih kanak-kanak mereka sudah menunjukkan perilaku diatas tapi tidak diarahkan oleh orang tua maupun lingkungannya. Maka jadilah ia seorang pembully. Waspada perilaku bullying akan semakin marak jika kita tidak berupaya untuk mencegahnya.

About the author

ADMIN

7 Comments

Click here to post a comment