Anak-anak Family Hubungan Hubungan Keluarga Suami Istri Zona Ayah Zona Ibu

Jika Anak Melihat Orang Tuanya Berhubungan Intim, Bagaimana?

Jika anak melihat orang tuanya berhubungan intim, bagaimana? Berhubungan intim merupakan salah satu inti dari berumah tangga. Namun, jika sudah memiliki anak maka orang tua perlu kehati-hatian lebih dalam berhubungan intim. Sebab jika anak melihat orang tuanya atau siapapun berhubungan intim maka akan mempengaruhi konsentrasinya lebih parah lagi akan mengganggu sisi psikologis anak.

Baca juga:

Jangan Lakukan Ini Dimedia Sosial

anak melihat orang tuanya berhubungan intim

Apa yang akan terjadi jika anak melihat orangtuanya berhubungan intim?

Apapun yang anak-anak lihat akan berpengaruh pada daya pikirnya. Terlebih hubungan intim. Anak merekam hal tersebut didalam kepala mereka. Jika si anak sudah berusia lebih dari tiga tahun maka anak akan mengingat hal tesebut sampai kapanpun.

Ia akan marah kepada orang tuanya. Sebab si anak belum mengerti tentang konsep berhubungan intim bagi suami istri. Yang ia lihat adalah hal tersebut menyakiti. Baik itu menyakiti ayah atau menyakiti ibunya.

Kemungkinan selanjutnya, anak menjadi ingin tahu. Apa yang sebenarnya orang tuanya lakukan. Hal ini terus terbayang dikepalanya, bahkan saat ia sedang bermain atau belajar. Ingatan tentang hubungan intim ini akan mengacaukan pikirannya. Ia penasaran dan bisa jadi malah ingin mencoba melakukannya juga. Ini berbahaya.

Hal yang mungkin terjadi saat anak melihat orang tuanya berhubungan intim adalah anak merasa jijik. Penyebabnya hal yang ia lihat berbeda dengan konsep yang sudah ada dipikirannya. Ia jijik meiihat orang tuanya yang tidak berpakaian.

Kalau sudah terlanjur bagaimana?

Jangan panik! Bersikap tenang dan mintalah anak untuk keluar dari kamar lebih dulu. Katakan bahwa ayah dan ibu akan menyusul. Setelah itu kunci pintu jika memang ayah dan ibu ingin melanjutkan aktivitas seksual ini. Sampaikan pada anak bahwa ibu dan ayah baik-baik saja.

Selanjutnya jelaskan kepada anak bahwa aktivitas yang ia lakukan hanya boleh dilakukan oleh orang yang sudah menikah. Meski dia belum paham benar apa itu menikah setidaknya otaknya sudah merekam dan membuat sebuah konsep bahwasanya ada kata menikah sebagai syarat utama. Katakan padanya kenapa alsan kenapa tidak menggunakan pakaian, supaya aya dan ibu dekat satu sama lain. Tekankan hanya boleh dilakukan kalau sudah dewasa dan menikah.

Anak-anak memang memiliki rasa keingintahuan yang tinggi. Karena itulah orang tua harus ekstra hati-hati dalam melakukan hal apapaun disekitar anak. Sebab ia akan bertanya jika ada hal yang berbeda dengan konsep yang sudah dia terima selama ini. Termasuk ketika akan melakukan hubungan intim. Sebaiknya orang tua perlu melakukannya dikamar lain. Namun jika tidak ada kamar lain, baiknya orang tua lakukan hubungan intim ketika anak sudah tidur.

Nah, jika anak melihat orang tuanya berhubungan intim, hindari berbohong kepada mereka. Jangan mengatakan ayah dan ibu kepanasan, sedang main kuda-kudaan, atau alasan-alasan buatan lainnya. Mungkin anak akan diam dan menerma tapi itu hanya sementara dan terus mengganggu pikiran anak. Jadi, jelaskan secara perlahan meski anak belum sepenuhnya paham tapi mereka sudah merekam informasi yang kita berikan didalam kepala mereka.

About the author

ADMIN

9 Comments

Click here to post a comment