Anak-anak Balita Buah Hati Hubungan Hubungan Keluarga

Agar Anak Pandai Berbagi, Ini Loh Hal yang Perlu Diajarkan Orang Tua

Agar anak pandai berbagi memang bukan perkara mudah. Tapi, hal ini perlu diajarkan kepada anak sejak dini. Atau anak akan mendapat predikat pelit.

Baca juga:

Resolusi keluarga tahuna

“Dasar peliiitt”, teriak salah seorang anak.

Anak pandai berbagi
Dalam pergaulan anak memang kita terkadang menemui anak yang kurang pandai berbagi. Biasanya hal ini terjadi pada masa balita. Mereka baru menyadari apa yang disebut milik hingga tak ingin miliknya diambil orang lain atau berkurang karena dibagi pada orang lain.

Meski tidak mau berbagi adalah hal yang wajar bagi balita, tapi akan lebih baik jika anak diajarkan berbagi sejak dini. Sebab, pandai berbagi merupakan perbuatan terpuji. Hal-hal yang perlu dilakukan agar anak pandai berbagi diantaranya:

‏1.  Orang Tua Menjadi Contoh

Orang tua adalah teladan. Agar anak pandai berbagi maka orang tualah yang harus terlebih dahulu melakukannya. Misalnya ketika bunda sedang makan permen, tanyakan kepada anak, “Mau gak adek?”. Hal ini akan mengajarkan anak untuk mau menawarkan makanannya pada orang lain.

2. Bicara Pada Anak

Katakan kepada anak bahwa berbagi itu adalah hal yang baik. Berikan contoh orang-orang terdekat yang pandai berbagi. Jelaskan bahwa berbagi akan mendatangkan kebahagiaan pada orang lain. Serta tak akan membuat kita menjadi kekurangan. Anak yang pandai berbagi akan disayang Tuhan.

3. Jangan Memaksanya

Anak perlu belajar berbagi dengan sukarela agar kelak ia juga tidak meminta secara paksa. Misalnya ada temannya yang menginginkan mainannya, tapi si anak sedang asyik dengan mainan itu dan tak mau berbagi. Dalam hal ini jangan dipaksa. Mintalah temannya untuk menunggu sampai anak kita sudah merasa cukup dengan bermainnya. “Gantian ya!”.

4. Ajak Ke Tempat Berbagi

Anak akan melihat banyak orang berbagi ketika kita mengajaknya ke bazaar amal. Atau ajaklah ke panti asuhan untuk berbagi makanan, pakaian, atau buku-buku untuk anak anak disana. Perkenalkan padanya bahwa berbagi merupakan hal mulia. Semakin banyak ia melihat orang berbagi maka ia akan memahami bahwa berbagi adalah bagian dari kehidupan.

Agar anak pandai berbagi merupakan tugas orang tua. Sebab anak pandai berbagi muncul karena didikan dari rumah dan lingkungan. Hal ini harus dimulai sejak anak memasuki masa balita karena disinilah titik kritis seorang anak untuk belajar berbagi.

About the author

ADMIN

2 Comments

Click here to post a comment